Pemerintah melalui Kesbangpol Sinjai Kembali Salurkan Bantuan Bendera ke Pelosok Desa melalui Abas Kelana

SINJAI, Karebanasulsel.id Semangat mengibarkan Sang Merah Putih menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus digaungkan hingga ke pelosok Kabupaten Sinjai.

Kali ini, Pemerintah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sinjai kembali menyerahkan bantuan Bendera Merah Putih kepada masyarakat pelosok desa melalui Ketua PRMGI Sulsel (Abas Kelana), untuk memastikan semangat kemerdekaan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang berada jauh dari pusat perkotaan.

Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada warga Dusun Saukang, Desa Saotanre, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Rabu (12/08/2026).

Salah seorang warga Dusun Saukang, Baco, menjadi penerima bantuan bendera tersebut. Ia mengaku sangat bersyukur karena keinginannya untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di bulan kemerdekaan akhirnya dapat terwujud.

Keterbatasan akses dan jarak yang cukup jauh dari pusat kota sebelumnya membuat dirinya kesulitan mendapatkan bendera untuk dipasang di lingkungan tempat tinggalnya.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah melalui Kesbangpol Sinjai dan kepada Abas Kelana yang telah membantu kami. Kami memang sangat ingin mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi untuk membeli ke kota cukup jauh dan kami tidak memiliki bendera,” ungkap Baco.

Menurutnya, kehadiran bantuan tersebut bukan hanya memberikan sebuah bendera, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok.

“Bagi kami, bendera ini sangat berarti. Sekarang kami juga bisa ikut memeriahkan bulan kemerdekaan seperti masyarakat lainnya,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu, Abas Kelana mengatakan bahwa dirinya hanya menjadi bagian dari proses penyaluran bantuan Bendera Merah Putih dari Pemerintah melalui Kesbangpol Sinjai kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang berada di pelosok.

Ia menyampaikan bahwa masih terdapat bendera bantuan pemerintah yang sebelumnya diterima dan masih tersimpan dengan baik. Karena itu, bendera tersebut kembali disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Bendera ini merupakan bantuan dari Pemerintah melalui Kesbangpol Sinjai. Kebetulan masih ada yang tersimpan dan kondisinya masih baik. Daripada hanya disimpan, lebih baik disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang berada di pelosok dan kesulitan menjangkau kota,” kata Abas Kelana.

Menurutnya, penyaluran tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti di pusat kota, tetapi harus sampai ke rumah-rumah warga di pelosok desa.

“Jangan sampai karena tinggal jauh dari kota, masyarakat tidak bisa mengibarkan Merah Putih. Semua warga negara memiliki hak yang sama untuk merayakan kemerdekaan. Satu bendera mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi masyarakat yang sangat membutuhkan, itu bisa menjadi simbol kebahagiaan, kebanggaan dan kecintaan kepada Indonesia,” tuturnya.

Abas Kelana juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Kesbangpol yang terus mendorong agar pembagian Bendera Merah Putih dapat menjangkau masyarakat secara luas.

Ia berharap gerakan tersebut dapat terus dilanjutkan sehingga tidak ada lagi rumah warga, termasuk di pelosok dan daerah terpencil, yang tidak dapat mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan kemerdekaan.

“Merah Putih adalah milik kita semua. Tidak peduli tinggal di kota maupun di pelosok, kita memiliki cinta yang sama kepada Indonesia. Mari kita kibarkan Merah Putih dengan penuh kebanggaan sebagai penghormatan kepada para pahlawan dan sebagai tanda bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup di hati rakyat,” pungkasnya.

Redaksi: 02

…………

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *