Gotong Royong Warga dan Pemuda Sinjai Tengah Cor Jalan Rusak di Ruas Desa Baru–Saotanre

SINJAI, Karebanasulsel.id- Kepedulian terhadap infrastruktur desa kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kecamatan Sinjai Tengah. Warga bersama para pemuda secara swadaya melaksanakan pengecoran jalan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan di ruas Jalan Poros Desa Baru–Saotanre, tepatnya di Dusun Bua, Desa Baru dan Dusun Lappa, Desa Saotanre, Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Jumat 05/06/2026.

Aksi sosial yang berlangsung penuh semangat kebersamaan ini dilakukan sebagai bentuk respons masyarakat terhadap kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan warga karena berlubang dan rusak, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua dan roda empat yang melintas setiap hari.

Sejak tahap persiapan hingga proses pengecoran berlangsung, puluhan warga dan pemuda tampak bergotong royong mengerahkan tenaga secara sukarela demi mewujudkan akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan layak digunakan oleh masyarakat.

Kegiatan perbaikan jalan tersebut merupakan inisiatif dari Arfan Jaya dan Ramli yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Dukungan juga diberikan oleh Toko Dua Putra Sinjai Tengah yang turut membantu penyediaan material berupa semen dan pasir untuk mendukung kelancaran pekerjaan.

Menurut warga setempat, kerusakan jalan di beberapa titik selama ini menjadi keluhan masyarakat karena sering menghambat mobilitas dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan ketika genangan air menutupi lubang di badan jalan.

Klik Videonya di Bawah ini 

Arfan Jaya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus upaya menjaga budaya gotong royong yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pedesaan.

“Perbaikan jalan ini lahir dari kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat. Kami berharap jalan yang telah dicor dapat memberikan manfaat bagi warga, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta menjadi contoh bahwa dengan kebersamaan, berbagai persoalan di lingkungan dapat diselesaikan secara gotong royong,” ujarnya.

Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Mereka berharap perbaikan jalan ini dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat yang selama ini bergantung pada akses Jalan Poros Desa Baru–Saotanre.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kolaborasi antara warga, pemuda, dan para dermawan lokal telah menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan bersama, sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian dan kebersamaan masyarakat.

Redaksi: ABK

…………

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *