MAKASSAR, Karebanasulsel.id- Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, SH., MH yang akrab disapa AMM, menghadiri langsung sidang promosi doktor yang digelar di Ballroom Unhas Hotel and Convention, Kota Makassar, Kamis (12/03/2026).
Kehadiran AMM dalam agenda akademik tersebut untuk memberikan dukungan kepada Rully Rozano Zarwan yang dikenal sebagai Panglima Dozer, yang menjalani sidang promosi doktor untuk meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Politik di Universitas Hasanuddin.
Dalam sidang ilmiah tersebut, Rully Rozano Zarwan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Dukungan Politik Relawan Dozer Terhadap Pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2024.”
Klik Videonya di Bawah ini
Penelitian ini membahas secara komprehensif mengenai dinamika gerakan relawan serta pengaruhnya dalam kontestasi politik pada Pemilihan Gubernur di Provinsi Sulawesi Selatan.
Wakil Bupati Sinjai AMM menilai pencapaian akademik tersebut merupakan sebuah langkah penting yang menunjukkan bahwa pengalaman politik dan gerakan relawan juga dapat menjadi kajian ilmiah yang bernilai bagi perkembangan demokrasi.
“Kami tentu mengapresiasi capaian ini. Meraih gelar doktor bukan hal yang mudah. Ini menunjukkan bahwa perjuangan di dunia politik juga bisa dibarengi dengan penguatan intelektual dan kajian akademik,” ujar AMM di sela-sela kegiatan.
Simak Videonya di Bawah ini
Menurutnya, kajian yang diangkat dalam disertasi tersebut dapat menjadi referensi penting dalam memahami peran relawan dalam proses demokrasi di Indonesia.
Sidang promosi doktor yang dimulai pada pukul 15.30 WITA hingga selesai itu dihadiri para akademisi, tokoh masyarakat, serta relawan yang memberikan dukungan kepada Rully Rozano Zarwan dalam mempertahankan disertasinya di hadapan promotor, ko-promotor dan tim penguji.
Momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi Rully Rozano Zarwan dalam perjalanan akademiknya sekaligus memperkaya khazanah penelitian politik mengenai kekuatan relawan dalam kontestasi demokrasi di Indonesia.
Redaksi: ABK
………..

























