SINJAI, Karebanasulsel.id– Wujud kepedulian dan empati terhadap warganya kembali ditunjukkan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dengan mengunjungi rumah duka almarhum Wawan Sudirman (33) di Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kamis sore (30/07/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk belasungkawa dan dukungan moril kepada keluarga almarhum yang tengah berduka setelah Wawan Sudirman meninggal dunia akibat dugaan pengeroyokan oleh sekelompok massa di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Sabtu malam (25/07/2026). Peristiwa tragis tersebut menyita perhatian publik dan memunculkan rasa prihatin dari berbagai kalangan.
Kedatangan Bupati Sinjai disambut langsung oleh Kepala Desa Kompang, Ansar, Camat Sinjai Tengah Andi Syahrul Paesa, tokoh masyarakat, serta keluarga almarhum. Suasana haru mewarnai pertemuan tersebut ketika Bupati menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam sekaligus memberikan semangat kepada keluarga agar tetap tabah dan ikhlas menghadapi cobaan.
Dalam kesempatan itu, Hj. Ratnawati Arif juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sinjai kepada keluarga yang ditinggalkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga di tengah suasana duka.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah Kabupaten Sinjai turut merasakan duka yang mendalam atas peristiwa yang menimpa almarhum,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Desa Kompang, Ansar, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Sinjai beserta rombongan.
“Kami atas nama pemerintah desa dan keluarga almarhum mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Sinjai yang telah hadir secara langsung untuk memberikan dukungan moril dan bantuan kepada keluarga. Kehadiran beliau menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka,” ungkap Ansar.
Terkait kasus meninggalnya Wawan Sudirman, Ansar berharap proses hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Ia menyebutkan bahwa perkara tersebut saat ini masih dalam penanganan Polres Morowali, sehingga keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap seluruh fakta dan memberikan kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
(Redaksi)
……..
























