SINJAI, Sul-Sel. karebanasulsel.id– Masyarakat mempertanyakan kinerja pelayanan aparat di kantor Desa Pulau Harapan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai. Pasalnya masyarakat yang hendak mengurus surat surat di kantor desa tersebut menjadi kecewa disebabkan para staf di kantor desa diduga cepat pulang. Jumat 05/05/2023.
Dari informasi yang masuk ke ruang redaksi, masyarakat menyampaikan kepada awak media bahwa “Petugas di kantor desa pulau harapan cepat pulang di hari jumat, masa baru jam 10 pegawainya sudah tidak ada, dan kantor sudah tutup. Kenapa cepat begitu tutup kantornya, pada hal kita ini ada urusan penting.” Ungkap masyarakat yang identitasnya tidak mau disebutkan.
Ditambahkannya bahwa “Papan bicara atau data trangsparansi anggaran juga tidak ada yang diperlihatkan, kok bisa begitu dan ada apa..? Seharusnya informasi anggaran harus diperlihatkan ke masyarakat, agar masyarakat tau sasarannya dikemanakan saja.” Jelasnya.

“Kami selaku masyarakat berharap agar Pak Desa beserta stafnya agar bisa lebih maksimal lagi dalam pelayanan, dan kami juga berharap agar anggaran untuk tahun ini dapat dipaparkan dan diperlihatkan secara umum, karna kami selaku masyarakat juga adalah dilibatkan dalam hal pengawasan anggaran.” Harapnya.
Kepala Desa Pulau Harapan Mukrimin, SH.I yang dikonfirmasi oleh media mengatakan bahwa “Terkait pelayanan di kantor desa itu petugas ada sampai jam 11:30 wita. Dan petugas kami malah bertugas sampai malam Pak, meskipun hari libur tetap kami melayani masyarakat Pak,” ungkap Pak Desa.
Namun setelah dikonfirmasi kembali oleh media, serta dipertanyakannya bahwa “Apakah Pak Desa masuk berkantor hari ini..? Namun sampai saat ini tidak dijawab olehnya.”
Beberapa masyarakat membantah hasil informasi dari Pak Desa yang disampaikannya ke awak media. Bahwa “Itu tidak benar jika Pak Desa mengakatan stafnya bertugas sampai jam 11:30 wita, Pada hari jumat ini. Sebab kami tadi ada di Kantor Desa pada jam 10:00 wita. Kami ada keperluan namun pegawai sudah pulang semua. Kok cepat sekali,” imbuhnya.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak kepala desa belum dapat memberikan komentarnya.
LP. ABK

























