SINJAI, Karebanasulsel.id- Ada yang berbeda di penghujung masa bakti Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik. Bukan sekadar seremoni formal atau pidato perpisahan, namun sebuah langkah sederhana yang justru sarat makna: menghadiri undangan aqiqah cucu pertama dari Abas Kelana, mitra setia yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pelayanan kesehatan di Sinjai.
Di kediaman Abas Kelana, Desa Saotanre, Kecamatan Sinjai Tengah, Jumat (03/04/2026), suasana hangat terasa begitu kental. Didampingi Kepala Puskesmas Manimpahoi, Muh. Kaswin, kehadiran dr. Emmy bukan sekadar kunjungan biasa. Ia datang membawa doa, rasa terima kasih, sekaligus pamitan yang penuh haru.
Dalam momen tersebut, dr. Emmy dengan tulus mendoakan agar sang cucu pertama Abas Kelana kelak tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi bangsa dan negara. Namun lebih dari itu, pernyataan yang disampaikannya menyiratkan kedalaman hubungan antara pemerintah dan mitra kerja di lapangan.
“Terima kasih atas dedikasi dan kontribusinya selama ini. Anda bukan sekadar wartawan, tetapi juga bagian dari perjalanan kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Saya pamit, karena bulan ini saya memasuki masa pensiun. Sehatki selalu, dan semoga sukses ke depannya,” ucapnya dengan nada yang tak mampu menyembunyikan keharuan.
Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai hingga ke pelosok desa agar tetap menjaga pola makan dan kesehatan, sebuah pesan sederhana namun menjadi penegasan dari komitmennya selama ini: kesehatan adalah tanggung jawab bersama.
Diketahui, dr. Emmy Kartahara Malik, MARS, resmi mengakhiri masa jabatannya pada awal April 2026 setelah menuntaskan pengabdian panjang yang penuh dedikasi. Prosesi pelepasan telah dilaksanakan sehari sebelumnya, 2 April 2026, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai sebagai bentuk penghormatan atas kiprah dan kontribusinya.
Selama memimpin periode 2021-2025, dr. Emmy dikenal sebagai sosok yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi aktif turun langsung ke lapangan, menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Berbagai capaian positif berhasil ditorehkan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Atas pengabdiannya, ia juga menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya.
Seiring dengan purna baktinya, tongkat estafet kepemimpinan kini diemban oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan guna memastikan keberlanjutan program dan pelayanan tetap berjalan optimal.
Di balik semua capaian itu, kunjungan sederhana ke sebuah acara keluarga menjadi penutup yang justru paling membekas. Sebuah pengingat bahwa pengabdian sejati tidak hanya diukur dari program dan angka, tetapi juga dari ketulusan menjaga hubungan kemanusiaan.
Di akhir langkahnya sebagai pejabat, dr. Emmy memilih berpamitan bukan di ruang rapat, melainkan di tengah masyarakat, tempat di mana pengabdiannya selama ini bermakna. Sebuah akhir yang hangat, tulus, dan layak dikenang.
Redaksi: 02
………..
























