Satu Keluarga Diserang Gatal Menahun, Fakta Memilukan di Balik Rumah Tak Layak Huni di Sinjai Borong

SINJAI, Karebanasulsel.id- Kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, turun langsung mengunjungi satu keluarga yang mengalami gatal-gatal hampir di seluruh tubuh, Rabu (18/03/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari Kepala Puskesmas terkait kondisi satu keluarga di Desa Biji Nangka, Dusun Samaenre, Kecamatan Sinjai Borong, yang seluruh anggotanya mengalami keluhan serupa.

Diketahui, keluarga tersebut terdiri dari tujuh orang, yakni:

Irpanuddin (32) – Suami/Kepala Keluarga

Jumi (32) – Istri

Ainul Safirah (12) – Anak

Nurul Sahirah (10) – Anak

Selfiani Putri (8) – Anak

Muhammad Sofyan (2) – Anak

Muhammad Safran (1) – Anak

Seluruh anggota keluarga tersebut dilaporkan mengalami gatal-gatal di sekujur tubuh, yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Saat berada di lokasi, dr. Emmy menemukan kondisi yang cukup memprihatinkan. Selain masalah kesehatan, lingkungan tempat tinggal keluarga tersebut dinilai jauh dari standar kebersihan dan kelayakan hunian.

“Memang benar, satu keluarga ini mengalami gatal-gatal yang diduga kuat dipicu oleh faktor lingkungan. Setelah kita lihat langsung, kondisi rumah dan higienitasnya sangat buruk, sehingga sangat berpotensi menjadi sumber penyakit,” ungkapnya kepada media.

Klik dan Lihat Videonya di Bawah ini

Dari hasil peninjauan, rumah yang ditempati terlihat tidak layak huni, dengan kondisi kotor, lembab, serta minim fasilitas dasar kebersihan. Hal ini diperparah dengan keterbatasan ekonomi keluarga, yang membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehat.

Menurut dr. Emmy, penanganan kasus ini tidak bisa hanya berfokus pada aspek medis semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Ini bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga kemiskinan dan lingkungan. Jadi perlu intervensi bersama agar masalah ini bisa ditangani secara menyeluruh,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Biji Nangka dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai yang dipimpin langsung oleh Kadinkes memberikan bantuan secara langsung kepada keluarga tersebut. Bantuan yang disalurkan berupa tikar plastik, lemari, obat-obatan, serta kebutuhan pokok (sembako) seadanya.

Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong dan patungan dari para tenaga kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Kondisi ini menjadi cerminan bahwa masih ada warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bersinergi untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak hidup sehat dan layak.

Redaksi: ABK

…………

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *