SINJAI, Karebanasulsel.id- KP-RI Kesehatan Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 sebagai forum pertanggungjawaban pengurus sekaligus penegasan komitmen terhadap transparansi tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan kepada anggota.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai. Giat tersebut dihadiri 119 anggota, jajaran pengurus dan pengawas, serta unsur pembina koperasi. RAT sebagai forum tertinggi dalam struktur koperasi dimaknai bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang evaluasi menyeluruh atas kinerja organisasi selama satu tahun buku.
Agenda diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyampaian pengantar pengurus, serta sambutan dari sejumlah pemangku kepentingan, antara lain PKP-RI Kabupaten Sinjai, Dekopinda Kabupaten Sinjai, konsultan hukum koperasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, serta Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai. Sabtu 21/02/2026.
Dalam forum tersebut, pengurus memaparkan laporan keuangan, perkembangan unit usaha, serta arah kebijakan strategis guna memastikan koperasi tetap sehat, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan anggota.
Ketua koperasi menegaskan bahwa RAT merupakan instrumen utama menjaga kepercayaan anggota melalui keterbukaan dan akuntabilitas.
“RAT adalah forum tertinggi koperasi. Di sinilah transparansi diuji, akuntabilitas dipertanggungjawabkan, dan kepercayaan anggota dijaga. Tanpa tata kelola yang disiplin, koperasi tidak akan bertahan,” tegasnya.
Klik Video Kegiatan RAT
Selain penyampaian laporan, koperasi juga menyerahkan dana pendidikan sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan kapasitas sumber daya anggota. Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan strategis terkait peningkatan pelayanan, penguatan modal usaha, serta kebutuhan inovasi sistem layanan yang lebih responsif.
Kinerja Usaha dan SHU Tahun Buku 2025
Laporan pertanggungjawaban menunjukkan kinerja yang relatif positif, terutama pada unit usaha toko dan layanan anggota, meski penguatan manajemen dan ketertiban administrasi masih menjadi catatan penting.
Sisa Hasil Usaha (SHU) Tahun Buku 2025 tercatat sebesar Rp69.269.373, dengan rincian:
SHU Simpan Pinjam: Rp(3.607.075) per 31 Desember 2025.
SHU Unit Toko: Rp72.876.448, bersumber dari transaksi anggota dan masyarakat umum.
Sesuai keputusan forum, sebagian SHU dialokasikan menjadi tambahan simpanan anggota sebagai upaya memperkuat struktur permodalan koperasi.
Data Keanggotaan
Jumlah anggota selama Tahun Buku 2025 tercatat 215 orang, dengan rincian:
Penambahan anggota: 0 orang
Anggota keluar: 9 orang
Total anggota per 31 Desember 2025 tetap 215 orang
Data tersebut menjadi perhatian dalam evaluasi, terutama terkait strategi regenerasi dan peningkatan partisipasi anggota aktif.
Susunan Pengurus
Ketua: Bachtiar Abdullah, SKM., M.Kes
Wakil Ketua: Iwan, SKM., M.Kes
Sekretaris: Lukmansyah, SKM
Wakil Sekretaris: Agusman, SKM
Bendahara: Muh. Kaswin, SKM., M.Kes
Komitmen Perbaikan Tata Kelola
Pengawas koperasi menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, pengendalian internal, serta pembukuan yang tertib agar koperasi tetap berada pada koridor tata kelola yang sehat dan berkelanjutan.
Melalui RAT Tahun Buku 2025 ini, koperasi diharapkan semakin solid menjalankan fungsinya sebagai wadah ekonomi bersama, memperkuat kesejahteraan anggota, serta menjaga kepercayaan melalui pengelolaan yang transparan, profesional, dan berorientasi pada manfaat nyata.
Redaksi: ABK
……….
























