Tim Sate Besti Desa Saotengnga Turun Sosialisasi di Kediaman Warga, Target Penurunan Stunting

SINJAI, Sul-Sel. Karebanasulsel.id- Dalam mencapai target penurunan stunting, diperlukan penanganan yang integratif dan kolaboratif. Dalam hal ini, diperlukan suatu wadah yang dapat menjadi sarana berdiskusi dan berkoordinasi antar sektor akademi, pelaku usaha, institusi pemerintah, media, dan kelompok masyarakat sehingga dapat terbentuk jejaring kerja sama tanpa adanya sekat-sekat organisasi. Kamis 11/07/2024.

Melalui forum Sate Besti (Saotengnga Bebas Stunting) yang turut peduli dalam penanganan dan pencegahan stunting, menurut salah satu Tim Pendamping Keluarga Sate Besti, Jumriah bertekad untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan fokus utama pada pencegahan stunting dan mengambil langkah konkret, dengan sasaran, peningkatan akses ibu hamil dan menyusui serta balita.

Kegiatan itu lanjutnya,
merupakan langkah nyata dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya stunting, sebuah masalah kesehatan yang menjadi perhatian besar di Indonesia.

foto dok. Sosialisasi Tim Sate Besti Desa Saotengnga

Sementara Kepala Desa Saotengnga Andi Mapima Noma,S.Ip berharap, “Dengan inovasi Sate Besti ini, masalah stunting di desa ini dapat tercegah, untuk mewujudkan Saotengnga menjadi desa sehat dengan keluarga yang sejahtera dan bahagia.” Terangnya.

Susunan Tim Sate Besti Desa Saotengnga yang dikordinir dan difasiltasi Ketua Tim PKK Desa Saotengnga, Sri Hastuti yaki; Pokja III, Ketua Andi Djohar Mustafa, anggota Hasnia S.Ip. Pokja IV, Ketua Israwani, Amd.,keb, anggota Fajeriaty, Kesling diketuai Sukmiaty, Kader Gizi diketuai Andi Ulfiah Ramadhani Firdaus, Tim Pendamping Keluarga, diketuai Suwarny, anggota, Jumriah dan Andi Fifi Nur Inah Sari Amd.,keb. (*)

Redaksi/Abk

…..

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *