SINJAI, Sul-Sel. Karebanasulsel.id- Bagi para pengguna jalan khususnya pengendara roda dua dan empat agar waspada dan berhati-hati jika melintas di daerah desa polewali, kecamatan sinjai selatan dan desa saotanre kecamatan sinjai tengah. Minggu 28/04/2024.
Derasnya hujan akhir-akhir ini yang mengguyur wilayah kabupaten sinjai dan sekitarnya mengakibatkan adanya longsoran dibeberapa titik di ruas jalan pelosok desa. Sampai berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa serta pihak Kepolisian Polsek Sinjai Selatan dan tengah berharap agar kiranya para pengendara ekstra hati-hati melintasi jalan yang dianggap rawang.

Terilhat langsung dari pantauan media dibeberapa titik rawang longsor di dua desa yaitu Polewali dan Saotanre telah diberi tanda oleh Polisi dan masyarakat. Namun sayang masih ada titik rawang yang belum diberi garis police line, tepatnya di desa saotanre dusun saukang, kecamatan sinjai tengah.
Masyarakat berharap kiranya di titik rawang tersebut juga dapat diberi garis police line agar pengguna jalan dapat melihatnya dari jejauhan, terutama di malam hari. Dan menurut warga setempat daerah titik rawang tersebut telah lama dilaporkan kepemerintah daerah melalui pemerintah desa, dalam setiap tahun rapat musrembang tingkat desa dan kecamatan, namun sampai saat ini belum ada hasil.
Adapun garis police line yang telah dipasang oleh Bhabinkamtibmas desa songin dan polewali, Polsek Sinjai Selatan (Aiptu Irwan). Mendengar laporan warga, Aiptu Irwan langsung mendatangi TKP dan memasangi tanda garis police line dibantu dengan warga setempat, di desa polewali kecamatan sinjai selatan di dusun bontomanai-mattiro lau. Akses tersebut adalah Ruas jalan bikeru 1- coddong, kecamatan sinjai selatan yang menghubungkan di ke empat desa, yaitu desa songing sinjai selatan, polewali sinjai selatan, bontokatute sinjai borong, dan saotanre sinjai tengah.

Dari informasi yang dihimpun media melalui berbagai tanggapan masyarakat setempat, mereka berharap “Kiranya pemerintah daerah, provinsi dan pusat kiranya dapat segera mengatasi titik rawang tersebut, terutama bagi pihak Dinas PUPR kabupaten sinjai dan BPBD, agar kiranya dapat turun ke lokasi meninjau titik titik rawan tersebut. Jadi tolong segera ditindak lanjuti laporan kami Pak, sebelum adanya korban jiwa.” Ungkap masyarakat setempat.
Disisi lain Kapolres Sinjai AKBP Fery Nur Abdullah, S.Ik., menyampaikan agar “Peningkatan kewaspadaan, guna mengurangi risiko kebencanaan, agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan materi cukup besar. Selama ini, wilayah Kabupaten Sinjai dipetakan sebagai daerah rawan banjir dan longsor karena memiliki aliran sungai, perbukitan dan pegunungan.” Tuturnya.
Apabila, curah hujan tinggi tentu berpeluang sejumlah sungai meluap dan menimbulkan banjir dan longsor. “Kami minta kerja sama, baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat untuk mengantisipasi serta bersiaga menghadapi bencana yang kapan pun bisa terjadi tersebut.” katanya.
Lihat Video di bawah ini
Kapolres Sinjai juga meminta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan sehubungan meningkatnya curah hujan.
Musibah yang disebabkan alam sangat sulit di prediksi kapan terjadinya. Namun dengan kewaspadaan tinggi diharapkan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan. ujarnya.
Untuk itu lebih lanjut, Kapolres Sinjai Akbp Fery Nur Abdulah S.Ik pun menginstruksikan kepada seluruh Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada.
“Kami yakin dengan meningkatkan kewaspadaan itu, tentu dapat mengurangi resiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” kuncinya.
Redaksi/Abk
…..

























