Diberi Tumpangan Berakibat Penganiayaan Oleh Oknum Babinsa di Sinjai Tengah, Korban Tetap Akan Menuntut Pelaku…

SINJAI, Sul-Sel. karebanasulsel.id– Kasus penganiayaan oknum guru ASN di sinjai tengah yang diduga dilakukan oleh oknum TNI Babinsa di sinjai tengah sepertinya berbuntut panjang. Pasalnya, dari hasil konferensi pers dan tayangnya berita online di medsos, menurut korban AW merasa tidak puas hanya dengan kalimat permintaan maaf saja. Sampai berita ini kembali tayang jumat 28/04/2023.

Meskipun telah dilakukan berbagai upaya oleh Komandan Kodim 1424 Sinjai Letkol Inf.Sumardi, sampai akhirnya mengundang puluhan wartawan untuk konferensi pers yang bertempat di Makodim 1424 Sinjai, tetap saja korban AW tidak puas.

Korban AW (ASN) mengatakan kepada pimpinan redaksi media karebanasulsel melalui komunikasi WhatApp, bahwa “Saya tidak akan memaafkan si pelaku itu yang telah menganiaya saya secara membabi buta tampa berprikemanusiaan sebelum Pelaku ini diproses,.yang mana penganiayaan itu di lakukan di jalan, dan di hadapan orang banyak, serta di hadapan anggota polisi polsek Sinjai tengah pada waktu itu. Yang jelas saya sangat dipermalukan Pak, dan saya punya harga diri Pak, semua keluarga besar kami tidak terima akan apa yang telah dilakukan oleh oknum Babinsa sertu AR tersebut terhadap saya,” ucapnya.

Ditambahkannya, bahwa “Kalau hanya sekedar maaf saja itu tidak berarti bagi kami, dan seharusnya segera diproses secepatnya, kok lama sekali prosesnya. Seenaknya saja dia perlakukan saya seperti itu, memukul saya meskipun saya pada saat itu telah minta maaf, minta ampun dan saya tidak melakukan perlawanan sedikit pun,, hanya karena istrinya ikut serta numpang di mobil saya. Saya kan hanya sekedar tulus niat menolong memberi tumpangan, lagian kami ada berempat di dalam mobil, kok saya tidak diberi kesempatan untuk menjelaskan, malah saya dipukul membabi buta dan merusak mobil saya. Yang jelas saya tetap tidak terima.” Terangnya.

Harapan kami hanya meminta agar Komandan Kodim dapat segera memperlihatkan ke kami hasil yang memuaskan, agar kami sekeluarga bisa tenang. Oknum tersebut sangat anarkis, kok seorang Babinsa bisa seperti itu, memukuli istrinya dan juga terhadap saya.” Tutupnya dengan harapan kasus ini dapat segera dituntaskan. dan saya yakin bahwa keluarga saya akan lanjut melaporkan ke KOREM.” Tutupnya.

Lp. Pimred

Admin : Abas Kelana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *