Masa Kepemimpinan ASA Bupati Sinjai Berakhir Meninggalkan Sejarah 3 Pilar

SINJAI, Sul-Sel. Karebanasulsel.id- Kepemimpinan Andi Seto Gadista Asapa (ASA) selaku Bupati Kabupaten Sinjai periode 2018-2023 telah berakhir, namun meninggalkan kenangan indah yang bersejarah, meskipun masih diterpa isu isu kurang sedap terhadapnya. Sampai berita ini diterbitkan Sabtu 16/12/2023.

Berbagai informasi yang dihimpun media diketahui bahwa Diera kepemimpinan Andi Seto Asapa (ASA) dan Andi Kartini Ottong banyak hal yang perlu diingat melalui prestasi yang diukirnya tersebut dan ditorehkannya terhadap masyarakat sinjai.

Salah satu sumber terpercaya dikalangan masyarakat melalui Pandawa 5 yang mengatakan bahwa “Meskipun saat ini Mantap Bupati Sinjai (ASA) dihujani dengan isu isu beban masyarakat yang ditinggalkannya, ASA merasa tidak goyah dan tidak terpengaruh sedikitpun. Sebab itu sudah dianggapnya sebagai salah satu permainan politik yang mencoba merobohkannya.” Tuturnya.

Namun dalam hal tersebut perlu diketahui bahwa Andi Seto Asapa (ASA) adalah putra dari Andi Rudianto Asapa yang juga mantan Bupati Sinjai dua periode yang mempunyai program 3 Pilar yaitu, Agama, Pendidikan dan Kesehatan. Dan itu telah dirasakan oleh masyarakat luas di kabupaten sinjai.

foto dok. Program 3 Pilar ASA di dunia pendidikan gratis

Mengingat Program Mantan Bupati Sinjai dua periode Almarhum Andi Rudianto Asapa di 3 Pilar Pembangunan, dimana saat itu menggeratiskan biaya kesehatan dengan premi Rp 10 ribu per kepala keluarga, serta biaya pendidikan gratis yang benar benar dirasakan masyarakat sinjai dimasa pemerintahannya saat itu.

Namun siapa sangka, Program diera kepemimpinan Almarhum Andi Rudiyanto Asapa selanjutnya dilanjutkan dengan putranya yaitu Andi Seto Asapa (ASA) yang berhasil memenangkan pilkada yang berpasangan dengan Andi Kartini Ottong. Dan ternyata lebih gila lagi dengan program yang dicetuskan kedua pasangan tersebut yang muda, cerdas, merakyat, dan terdidik yang mempunyai wawasan luas.

Jika dimasa kepemimpinan Almarhum Andi Rudianto Asapa terkait program biaya kesehatan dengan premi Rp 10 ribu per KK saat itu, lain halnya dimasa Kepemimpinan Putranya (ASA) yang lebih gila lagi dengan menjamin biaya kesehatan masyarakat sinjai tanpa sepeserpun dengan bermodalkan KTP dan KK.

foto dok. Rumah singgah kesehatan milik Pemkab Sinjai yang ada di makassar

Dan bukan hanya itu, diketahui pula bahwa pasangan SEHATI mencetuskan program kesehatan gratis, pendidikan gratis, dan seragam sekolah gratis. Dan juga yang sangat dirasakan masyarakat sinjai adalah fasilitas rumah singgah yang ada di makassar. Dan tentunya dibawah nahkoda ASA Bupati Sinjai disaat itu.

Salah satu cerita yang diungkapkan salah satu warga sinjai yang menikmati fasilitas rumah singgah pasien yang ada di makassar. Imran mengatakan bahwa “Saya warga sinjai selatan sangat merasakan fasilitas rumah singgah tersebut, pasalnya saat itu saya bersama keluarga saya yang saat itu sedang dirawat di RSUD Wahidin makassar. Dan tidak repot lagi mencari rumah keluarga yang jauh atau rumah kos kosan. Sebab rumah singgah yang telah disiapkan pemerintah sinjai yang ada di makassar tersebut sangat dekat dari rumah sakit rujukan. Dan syaratnya hanya dengan melampirkan surat rujukan dari RSUD Sinjai, dan foto copy BPJS yang ditanggung pemkab, serta Kartu Keluarga.” Terangnya.

Dan intinya “Atas nama masyarakat sinjai kami sangat berterimakasih atas Program Bupati Sinjai ASA melalui SEHATI. Semoga program tersebut dapat berjalan terus dan semoga Bapak Andi Seto Asapa dapat kembali terpilih.” Harapnya.

LP. Tim PRMGI

Redaksi/Abk

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *