Rapat Musrembang Anggaran Th 2024 Dan Rembuk Stunting Berlangsung di Desa Bonto Katute

SINJAI, Sul-Sel. karebanasulsel.id– Kegiatan musyawarah Rembuk Stunting dan dirangkaikan dengan giat Musrembang Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) dan Rembuk Stunting bertempat di Aula Desa Bonto Katute, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai. Senin 28/08/2023.

Dari pantauan media di lokasi diketahui bahwa Kegiatan ini dibuka langsung oleh ketua BPD Desa Bonto Katute (Ukkas, S.IP) dan dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Sinjai (H.Bahar), Camat Sinjai Borong atau yang mewakili, Kepala Desa Bonto Katute (Usbar), Anggota BPD, Ibu PKK, Para Kepala Dusun se- Desa Bonto Katute, Rt/Rw, Ketua LPM, Kepala Pustu Bonto Katute (Asrul Sadry) dan anggota, serta para tamu undangan, Pers/Lsm.

Dalam sambutan ketua BPD Desa Bonto Katute (Ukkas, SIP) menyampaikan bahwa “Musrembang merupakan kegiatan musyawarah tahunan yang diadakan untuk menyepakati Rencana Kerja pembangunan Desa (RKPDes) yang disesuaikan dengan arahan kebijakan pemerintah desa dalam jangka waktu satu tahun satu periode.

Rembuk stunting berfungsi sebagai forum musyawarah antara kader desa, masyarakat Desa dengan pemerintah Desa dan BPD untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di Desa khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di Desa.

Agar warga masyarakat berpartisipasi aktif dalam rembuk stunting di Desa, maka sebelum diselenggarakan harus melakukan penyebaran informasi/publikasi/desiminasi/ sosialisasi tentang stunting, pemetaan social terhadap sasaran 1000 hari pertama kehidupan (HPK) dan diskusi kelompok terarah tentang analisis data stunting dan penyusunan rancangan rencana program/kegiatan konvergensi pencegahan stunting.

Disisi lain Ketua BPD (Ukkas, S.IP) menambahkan bahwa “Dalam giat ini segala masukan-masukan masyarakat di setiap dusun dalam segala masukannya semoga dapat terealisasi.” Singkatnya.

Perwakilan camat sinjai borong juga menambahkan bahwa “Kiranya usulan yang dulunya telah dimasukkan tahun kemarin yang belum terlaksana kiranya dapat melakukan pengusulan dengan membuat proposal pengajuan, agar dapat dimasukkan tahun berikutnya.” Tutupnya.

H.Bahar anggota DPRD Kabupaten Sinjai menambahkan bahwa “Intinya segala pengusulan masyarakat akan diprioritaskan, namun secara bertahap. Karena anggaran di kabupaten itu terbatas dan dibagi-bagi ditiap-tiap desa di kecamatan sinjai borong. Dan terkait di sektor pertanian, bagi masyarakat yang butuh bantuan alsintan tersebut seharusnya mengajukan secara kelompok melalui proposal.” Tutupnya.

Adapun berbagai usulan dari masyarakat di setiap dusun yang ada di Desa Bonto Katute yaitu :

  • Irigasi
  • Perluasan dan Peningkatan Jalan
  • Alsintan
  • Pengaspalan
  • Objek wisata
  • Pembangunan Dekker
  • Pembangunan RTLH
  • Pembangunan MCK
  • Pembangunan Jembatan penghubung Sinjai Borong-Sinjai Tengah.
  • Peningkatan Pelayanan Puskesdes.

Dan terakhir giat dari puncak acara adalah penandatanganan RPJMDes oleh Kepala Desa dan para kepala dusun.

Admin : Abas Kelana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *