Bukti Nyata Kepedulian Guru dan Polisi terhadap Pendidikan Siswa di Wilayah Seberang Laut

SINJAI, Karebanasulsel.id- Sebuah video yang viral di media sosial menyentuh hati publik. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang guru dengan penuh keikhlasan menyeberangkan siswanya menggunakan perahu sampang, mulai dari lokasi sekolah hingga mengantar mereka pulang ke rumah dengan selamat. Peristiwa inspiratif ini terjadi pada Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan data yang diterima redaksi Karebanasulsel.id, aksi kemanusiaan sang guru mendapat perhatian khusus dari Kepolisian Resor Sinjai. Atas perintah langsung Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar, S.H., S.I.K., M.H., jajaran personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Sinjai diturunkan untuk menyambangi kediaman guru tersebut dan menyerahkan bantuan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas dedikasinya di dunia pendidikan.

Kasat Polairud Polres Sinjai, AKP Jamaluddin, saat dikonfirmasi langsung oleh Pimpinan Redaksi Karebanasulsel.id melalui sambungan telepon, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa anggotanya telah mendatangi kediaman Bapak Muh. Ali, seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI), yang beralamat di Jalan Amanagappa, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

“Bantuan tali asih tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari Bapak Kapolres Sinjai terhadap keikhlasan dan pengabdian Bapak Muh. Ali dalam mendidik anak-anak, khususnya yang berada di wilayah seberang,” ujar AKP Jamaluddin. Ia menambahkan, kedatangan personel Sat Polairud disambut dengan hangat oleh keluarga Muh. Ali.

Diketahui, Muh. Ali merupakan guru Agama Islam yang mengajar di SDN 139 Larea Rea, Jalan H.P. Kusuma, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Setiap hari, ia dengan penuh tanggung jawab mengantarkan siswanya pulang dari sekolah, menyeberangi perairan dari muara Sungai Tangka menuju Borong Kalukue, Desa Massangkae, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, menggunakan perahu sampang.

Lebih lanjut, AKP Jamaluddin mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap keselamatan anak-anak sekolah di lokasi tersebut tidak hanya dilakukan oleh guru dan orang tua, tetapi juga melibatkan peran aktif Sat Polairud Polres Sinjai. Personel Sat Polairud secara rutin melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan aktivitas penyeberangan berjalan aman. Hal tersebut dibuktikan dengan dokumentasi foto dan video kegiatan anggota yang dilakukan setiap harinya.

“Itu sudah menjadi tanggung jawab dan komitmen kami di tengah masyarakat. Kepolisian akan selalu hadir, siap membantu, serta memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan kemanusiaan,” tegas AKP Jamaluddin.

Kisah ini menjadi potret nyata sinergi antara guru dan aparat kepolisian dalam menjaga masa depan generasi bangsa, sekaligus pengingat bahwa kepedulian dan keikhlasan masih hidup di tengah masyarakat.

Redaksi: ABK

………

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *