Jumpa Pers di Makodim 1424 Sinjai Kasus Penganiayaan Menuai Sorotan Dari Keluarga Korban, Abas Kelana Angkat Suara….

SINJAI, Sul-Sel. karebanasulsel.id– Keluarga korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Babinsa sinjai tengah Sertu AR telah menyampaikan maaf di depan publik dalam jumpa pers di makodim pada kamis lalu 27 April 2023. Beliau menyampaikan maafnya terhadap apa yang telah dilakukan kepada AW selaku (ASN) sebagai tenaga pengajar di sinjai tengah. Namun dalam hal tersebut menuai protes dari berbagai kalangan, terutama kepada korban dan keluarganya. Sampai berita ini diterbitkan Sabtu 29/04/2023.

Dari informasi yang masuk ke redaksi media karebanasulsel.id, Korban menyampaikan bahwa “Saya sampai saat ini belum bisa memaafkan oknum pelaku tersebut begitu saja. Dan saya akan tetap lanjutkan kasus ini, kalau perlu sampai kepersidangan.” Imbuhnya.

“Betul saya pada saat jumpa pers di makodim saya tidak sempat hadir karena adanya sesuatu hal, dan saya menyampaikan kepada salah satu media online dari karebanasulsel melalui Abas Kelana (Andi Basri) bahwa tolong wakili saya saja untuk mendengarkan hasil jumpa pers di makodim sinjai. Dan bukan berarti maafnya si oknum saya terima,” tuturnya.

Abas Kelana Pimpinan Redaksi Karebanasulsel mendengar hal tersebut angkat suara bahwa “Apa yang dikatakan korban AW itu betul, beliau memang menyampaikan kesaya untuk diwakili mendengarkan hasil jumpa pers, bukan berarti menerima maaf si oknum pelaku Sertu AR. Jadi sekali lagi saya sampaikan kepada keluarga korban dan publik bahwa adapun itu foto bersalaman saya bersama oknum pelaku AR, hanyalah penyaksian kepada rekan rekan media yang hadir dalam jumpa pers tersebut.” Ungkapnya.

Ditambahkannya, “Sekali lagi saya Abas Kelana menyatakan sikap bahwa foto yang beredar tersebut bukan tanda penerimaan maaf, tapi hanyalah salaman biasa saja dan selaku foto dokumentasi kepada rekan media yang meminta saya pada waktu itu untuk tampil di depan selaku saksi dari korban. Sekali lagi saya harap keluarga korban dan publik dapat memahami situasi saat itu, terimakasih.” Tutupnya.

Melalui korban AW kembali menambahkan bahwa “Saya tetap belum bisa memaafkan si pelaku tersebut. Saya masih sakit dan trauma atas insiden yang menimpah saya tersebut.” Jelasnya.

Lp. Pimred (Abas Kelana)

Admin : Syukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *