Diduga Terbakar Api Cemburu, Oknum TNI Menganiaya Istrinya Dan Seorang Guru di Sinjai

SINJAI, Sul-Sel. karebanasulsel.id– Seorang Oknum TNI melakukan penganiayaan terhadap istrinya dan juga menganiaya seorang guru (PNS). Diketahui bahwa insiden tersebut terjadi pada minggu malam, 23 April 2023, sekitar pukul 22:00 wib. Di wilayah kelurahan samaenre kecamatan Sinjai tengah, kabupaten sinjai sulawesi selatan. Sampai berita ini diterbitkan Senin 24/04/2023.

Dari data yang dihimpun media diketahui bahwa oknum TNI pelaku dugaan penganiayaan tersebut berinisial (AR) Pangkat Sertu yang bertugas selaku Babinsa di kecamatan sinjai tengah kabupaten sinjai, sulawesi selatan.

Dari keterangan (AW) yang berprofesi sebagai guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdomisili di sinjai tengah, selaku korban menyampaikan kepada media yang menjumpai di kediamannya pada senin pagi sekitar jam 08:00 wita, mengatakan bahwa “Saya saat itu ada giat reunian bersama teman-teman seangkatan yang bertempat di kota sinjai. Dan setelah kegiatan selesai kami yang saat itu berempat di dalam mobil dan ke tiga penumpang saya semuanya wanita, dan saat mengarah pulang ke sinjai tengah, tiba-tiba saya lihat dari spion mobil saya ada kendaraan (Mobil) dari belakang membuntuti saya yang sepertinya sangat mendesak hendak mendahului kendaraan saya, maka dari itu saya beri ruang untuk lewat. Dan ternyata itu mobil milik suami salah satu penumpang yang ada di dalam mobil saya, dan akhirnya sayapun berhenti karena dicegat olehnya.” jelasnya.

Ditambahkannya bahwa “Setelah saya berhenti oknum TNI tersebut langsung meminta istrinya turun dari mobil saya yang saat itu duduk di job belakang. Lalu kemudian ia langsung memukuli istrinya dan menghempasnya hingga terjatuh ke jalan, lalu kemudian tampa basa basi oknum itu langsung menyerang saya dengan membabi buta, dan juga menendang pintu mobil saya hingga penyok dan tergores,” ungkapnya.

“Setelah memukuli saya ia langsung menuduh saya membawa kabur istrinya dengan mengucapkan bahwa “Apakah kamu tidak puas dengan istrimu sehingga kamu bawa kabur istri saya” ucap oknum tersebut malam itu. Lalu kemudian ia mengajak saya ke Kantor Polisi di Polsek Sinjai Tengah dengan maksud akan melaporkan saya. Dan ironisnya lagi oknum tersebut malah kembali menyerang saya dengan memukuli saya di hadapan aparat Kepolisian.” Paparnya.

Diketahui pula bahwa saat ini korban mengalami luka di bagian lengan dan dugaan pukulan di bagian kepala. Dan sampai saat ini korban masih merasa oleng akibat dugaan pukulan oknum TNI tersebut.

Korban (AW) bersama sang istri tidak terima atas insiden yang menimpahnya. Dan mereka akan tetap menempuh jalur hukum karena merasa dirinya dipermalukan serta nama baiknya dicemarkan. Dan Korban berharap agar Oknum TNI tersebut dapat segera di proses hukum sesuai undang-undang yang berlaku tampa ada pengecualian,” harapnya.

Sampai berita ini diterbitkan oknum TNI tersebut diduga salah paham dan terbakar api cemburu. Dan kuat dugaan kemungkinan besar ada persoalan rumah tangga antara sepasang suami istri tersebut. Hingga oknum TNI tersebut emosi dan lepas kontrol sehingga melakukan penganiayaan terhadap korban (AW) yang menjadi bulan-bulanannya.

Kasus tersebut telah dilaporkan oleh si korban ke Polsek Sinjai Tengah, dan selanjutnya dari informasi yang diterima oleh Redaksi Media Online bersama Tim, bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Kodim 1424 Sinjai untuk diproses lebih lanjut.(Red)

Lp. Pimred

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *